Minggu, 04 Maret 2012

ULASAN ADJEKTIVA


KATA SIFAT (ADJEKTIVA)
            Kata sifat (adjektiva) adalah kelas kata yang mengubah nomina dan pronomina, biasanya menjelaskan dan membuatnya menjadi lebih spesifik. Adjektifa dapat menerangkan kuantitas, kecukupan, urutan, kualitas, maupun penekanan kata. Contoh: keras, jauh, kaya.
Adjektiva di kelompokkan menjadi tiga:
1.      Prilaku Semantis
2.      Prilaku sintaksis
3.      Bentuk

1.      Prilaku Semantis
Adjektiva bertaraf yang mengungkapkan suatu kualitas.
a.       Adjektiva pemeri sifat, yang memerikan kualitas dan intensitas yang bercorak fisik/mental. Contoh: Aman, Bersih.
b.      Adjektiva ukuran yang mengcu kekualitas yang dapat diukur dengan ukuran kuantitatif.
Contoh: berat, ringan.
c.       Adjektiva Warna yang mengacu ke berbagai warna.
Contoh: merah, kuning.
d.      Adjektiva waktu yang mengacu ke masa proses, perbuatan, atau keadaan berada atau berlangsung sebagai pewatas. Contoh: lama, segera.

2.      Prilaku Sintaksis
a.       Adjektiva Atributif adalah pewatas dalam frasa nominal yang nominanya menjadi subjek, objek, atau pelengkap.tempatnya adalah disebelah kana atau setelah nominal. Contoh: buku merah, harga mahal.
b.      Adjektifa Predikatif adalah adjektiva yang menjalankan fungsi predikat atau pelengkap dalam klausa. Contoh: gedung itu sangat megah.
Untuk kejelasan subjek predikat, kadang diselipkan kata.
c.       Adjektiva Adverbial adalah pewatas verba (atau adjektif lain) yang menjadi predikat.
Polanya:...(dengan)+(se-)+adjektiva+(-nya)
Contoh: (bekerja) dengan baik.
Perulangan adjektiva. Contoh: (bekerja) baik-baik.

3.      Bentuk
a.       Adjektiva Dasar (monomorfemis) adalah sebagian besar dari adjektiva, meskipun ada yang berbentuk pengulangan semu. Contoh: besar, pura-pura.
b.      Adjektiva Turunan (polimorfomis) adalah melalui proses afiksasi, pengulangn, penggabungan, dan pemajemukan.
-          Afiksasi prefiks se- dan ter-, contoh: secantik, terbagus.
-          Infiks –em- , contoh: gemetar, gemuruh,
Penyerapan dari B.Arab, Belanda, dan Inggris.
-          Sufiks –i, -wi, -wiah. Contoh: alami, duniawi.
-          Sufiks –if, -er, -al, -is. Contoh: aktif, parlementer, struktural, teknis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar