Jumat, 24 Februari 2012

MORFOLOGI LANJUT

ULASAN ADVERBIA (KATA KETERANGAN)
Pada  tanggal 22 Februari 2012 di kelas  4F, jurusan Bahasa dan Seni , program studi Bahasa Indonesia, Universitas Islam Riau. Saya telah belajar  Adverbia ( Kata keterangan ).  Berikut adalah sedikit ulasan tentang Adverbia :

ADVERBIA (KATA KETERANGAN)
Kata keterangan adalah kata yang memberi keterangan pada kata yanga lainnya. Kata keterangan dapat di bedakan menjadi dua bagian:
1.       Kata keterangan tunggal
-          Bentuk dasar : contoh, saya beli kain baru
-          Bentuk berafiks :  contoh, se-nya
Sebelum makan sebaiknya cuci tangan dahulu.
ter-  : wanita yang duduk itru teramat cantik.
2.       Gabungan

Berdasarkan prilaku sintaksisnya kata keterangan dibedakan atas :
1.       Adverbia yang mendahului kata yang diterangkan : contohnya, ia lebih rendah dari pada Ani.
2.       Adverbial yang mengikuti kata yang di terangkan: contohnya,  jelek bener kelakuannya.
3.       Adverbial yang mendahilui/mengikuti kata yang diterangkan: contohnya, mahal amat harga barang-barang itu.
4.       Adverbial yang mendahului dan mengikuti  kata yang diterangkan: contohnya, saya yakin bukan dia saja yang pandai.
Berdasarkan perilaku semantisnya, kata keterangan dibedakan atas:
1.       Kata keterangan kualitatif adalah kata yang menggambarkan makna yang berhubungan dengan tingkatan, derajat, atau mutu.
Contoh: paling, lebih, kurang.
                 Ibuku sangat cantik.
2.       Kata keterangan kuantitatif adalah kata keterangan yang maknanya berhubungan dengan jumlah.
Contoh: sedikit, kira-kira, cukup.
                Air di cangkir itu sudah cukup penuh.
3.       Kata keterangan limitative adalah kata keterangan yang maknannya  berhubungan dengan pembatasan.
Contoh: hanya, sekedar, saja.
4.       Kata keterangan frekuentif adalah kata keterangan yang maknanya berhubungan dengan tingkat kekerapan terjadinya sesuatu yang diterapkan kata keterangan itu.
Contoh: selalu, sering, jarang, kadang-kadang.
                Ibu selalu masak ikan.
5.       Kata keterangan waktu adalah kata keterangan yang maknanya berhubungan dengan waktu terjadinya peristiwa.
Contoh: baru, segera, tadi, kemarin, esok, lusa.
                                Tabrakan irtu baru saja terjadi.

6.       Kata keterangan cara adalah kata keterangan yang maknanya berhubungan dengan cara suatu peristiwa berlangsung atau terjadi.
Contoh: diam-diam, secepatnya, pelan-pelan.

7.       Kata keterangan kontrastif adalah kata keterangan yang menggambarkan pertentangan dengan makna kata atau hal yang dinyatakan sebelumnya.
Contoh: bahkan, malahan, justru.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar