ULASAN ADVERBIA (KATA KETERANGAN)
Pada tanggal 22
Februari 2012 di kelas 4F, jurusan
Bahasa dan Seni , program studi Bahasa Indonesia, Universitas Islam Riau. Saya
telah belajar Adverbia ( Kata keterangan
). Berikut adalah sedikit ulasan tentang
Adverbia :
ADVERBIA (KATA
KETERANGAN)
Kata keterangan adalah kata yang memberi keterangan pada
kata yanga lainnya. Kata keterangan dapat di bedakan menjadi dua bagian:
1. Kata
keterangan tunggal
-
Bentuk dasar : contoh, saya beli kain baru
-
Bentuk berafiks : contoh, se-nya
Sebelum makan sebaiknya cuci tangan dahulu.
ter- : wanita yang duduk itru
teramat cantik.
2. Gabungan
Berdasarkan prilaku
sintaksisnya kata keterangan dibedakan atas :
1. Adverbia
yang mendahului kata yang diterangkan : contohnya, ia lebih rendah dari pada Ani.
2. Adverbial
yang mengikuti kata yang di terangkan: contohnya, jelek bener kelakuannya.
3. Adverbial
yang mendahilui/mengikuti kata yang diterangkan: contohnya, mahal amat harga
barang-barang itu.
4. Adverbial
yang mendahului dan mengikuti kata yang
diterangkan: contohnya, saya yakin bukan dia saja yang pandai.
Berdasarkan perilaku
semantisnya, kata keterangan dibedakan atas:
1. Kata keterangan kualitatif adalah kata
yang menggambarkan makna yang berhubungan dengan tingkatan, derajat, atau mutu.
Contoh: paling, lebih, kurang.
Ibuku sangat cantik.
2. Kata keterangan kuantitatif adalah kata
keterangan yang maknanya berhubungan dengan jumlah.
Contoh: sedikit, kira-kira, cukup.
Air
di cangkir itu sudah cukup penuh.
3. Kata keterangan limitative adalah kata
keterangan yang maknannya berhubungan
dengan pembatasan.
Contoh: hanya, sekedar, saja.
4. Kata keterangan frekuentif adalah kata
keterangan yang maknanya berhubungan dengan tingkat kekerapan terjadinya
sesuatu yang diterapkan kata keterangan itu.
Contoh: selalu, sering, jarang,
kadang-kadang.
Ibu
selalu masak ikan.
5. Kata keterangan waktu adalah kata
keterangan yang maknanya berhubungan dengan waktu terjadinya peristiwa.
Contoh: baru, segera, tadi, kemarin, esok,
lusa.
Tabrakan irtu
baru saja terjadi.
6. Kata keterangan cara adalah kata
keterangan yang maknanya berhubungan dengan cara suatu peristiwa berlangsung
atau terjadi.
Contoh: diam-diam, secepatnya, pelan-pelan.
7. Kata keterangan kontrastif adalah kata
keterangan yang menggambarkan pertentangan dengan makna kata atau hal yang
dinyatakan sebelumnya.
Contoh: bahkan, malahan, justru.